Cerita tentang hero baru Yu Zhong Mobile Legend


Pada zaman prasejarah, seekor naga hitam muncul dari reruntuhan meteor yang jatuh di tanah Cadia Riverland. Dunia Oriental yang pada saat itu dikuasai oleh Great Dragon pun akhirnya berhasil diporak-poranda oleh sang naga hitam dan membawa kehancuran besar bagi tanah Cadia Riverland. Tidak heran jika naga hitam ini datang membawa pertanda buruk. Karena kedatangannya memang telah diramal oleh para leluhur sebagai pembalasan dendam dari tanah kematian. Belum lagi ditambah dengan masa lampaunya yang pahit membuat rasa dendam semakin membara.

Berselang 10 tahun setelah kemunculannya, akhirnya para dewa pun menyegel tubuh dan jiwanya di sebuah gunung dan akhirnya mati tak bersisa. Akan tetapi, dirinya ternyata menjelma menjadi seorang bocah laki-laki bernama Yu Zhong. Sedari kecil, dirinya memiliki sifat pengecut dan tidak percaya diri. Namun, seiring berjalannya tahun dirinya mulai mendapati bayangan kehidupan masa lalunya. Hingga akhirnya Yu Zhong mengerti bahwa naga hitam yang sering muncul di mimpinya merupakan reinkarnasinya di masa lalu. Yu Zhong pun berhasil membangkitkan ingatannya dan mulai timbul sifat jahat di dalam hatinya. Pengaruh dari naga hitam pun berhasil merasuki Yu Zhong dan akhirnya hadir kembali sebagai antagonis di Cadia Riverlands.

Setelah berhasil membangkitkan ingatan sang naga hitam, Yu Zhong pun mendambakan kekuatan besar yang tersembunyi di Dragon Altar. Tujuan pun telah ditentukan. Yu Zhong ingin mendapatkan kekuatan yang harusnya dimiliki di masa lalu. Namun, kekuatan ini telah disegel oleh para dewa dan disembunyikan di area terlarang. Tapi dengan kekerasan hatinya, Yu Zhong mengabaikan segala bahaya yang akan menimpanya. Karena, kekuatan ini sangat besar dan tidak mungkin ditampung oleh tubuh manusia biasa. Yu Zhong akhirnya berhasil menemukan lokasi disembunyikannya Dragon Scale. Akhirnya dirinya pun menaiki tangga Dragon Altar dan kekuatannya terus meningkat.Tanpa pikir panjang, Yu Zhong langsung menyerap kekuatan Dragon Scale dan mengalami kerusakan mental hingga fisik. Tapi dirinya yakin bahwa kekuatan sang naga hitam di dalam tubuhnya akan membantunya untuk mengendalikan kekuatan Dragon Scale.

Dengan modal keyakinan tersebutlah akhirnya Yu Zhong berhasil menyerap seluruh kekuatan legendaris tersebut. Namun, konsekuensi pun harus dibayar olehnya. Tubuhnya hampir hancur dan pikirannya mulai hilang. Sesaat sebelum menyadarkan diri, Yu Zhong terbangun dan memancarkan Sha Eruption. Mimpi buruk kembali terjadi, naga hitam yang berada di dalam tubuhnya seakan ingin mengamuk. Tapi, Yu Zhong yang telah memiliki kekuatan Dragon Scale justru bisa mengendalikan sang naga sekaligus kekuatan baru yang dia miliki saat ini. Dari sinilah Yu Zhong bangkit menjadi persona yang baru, Seorang pendekar paling berbahaya di Cadia Riverlands telah bangkit untuk kedua kalinya.

Sebelum sampai ke Dragon Altar, Yu Zhong dibantu oleh Wanwan yang terperanjat oleh tipu muslihat. Selama mengembara mencari kekuatan, Hero Fighter ini bertemu dengan Wanwan dan menjalani hubungan baik. Citra buruk yang dilabeli kepada Yu Zhong seakan terhapus di mata Wanwan. Oleh sebab itu, Wanwan ingin membantunya mendapatkan kekuatan Dragon Scale dengan harapan akan membawa kedamaian di tanah Cadia Riverlands. Tapi, ternyata Yu Zhong hanya memperdaya Wanwan. Padahal, rekan padepokan Dragon Altar lainnya telah memperingati Wanwan akan kejahatan dari Yu Zhong.

Kini, resiko besar harus ditanggung oleh Wanwan yang telah membantu Yu Zhong. Rasa kecewa dan sakit hati berubah menjadi sebuah kekuatan untuk mempertahankan Cadia Riverlands dari bahaya ini. Tapi, dirinya tidak sendiri karena teman seperguruannya, yaitu Zilong, Ling, dan Baxia ikut membantu dalam pertempuran. Setelah mendapatkan kekuatan yang didambakannya sejak dahulu. Akhirnya Yu Zhong bangkit menjadi seoarang sosok yang menakutkan bagi Cadia Riverlands. Kini dirinya memiliki tujuan utama yaitu menghancurkan Cadia Riverlands beserta rakyat dan isinya.

Tentunya, para murid Great Dragon tidak tinggal diam. Pertempuran pun terjadi untuk menggagalkan Yu Zhong. Tapi, pada momen itu, sang jelmaan naga hitam terlalu kuat dan tidak bisa dibendung. Akhirnya, sang guru pun ikut turun tangan. Pertempuran dahsyat antara dua legenda pun terjadi untuk kedua kalinya. Setelah bertarung dalam waktu yang lama, Yu Zhong melarikan diri dan bersembunyi di daerah terpencil jauh dari Cadia Riverland dan akan menuntut balas dendam yang telah menghantuinya berabad-abad.

Sebelum menjelma menjadi sosok yang jahat, Black Dragon ternyata mantan murid dari Great Dragon. Dahulu, dirinya punya sahabat dekat yang sudah seperti saudara yaitu Black Turtoise of the North, yaitu Baxia. Mereka berdua begitu akrab hingga seperti saudara kandung. Tapi, rasa haus akan kekuatan adalah penyakit Black Dragon. Semasa Yu Zhong berguru, dirinya terus mengincar kekuatan Dragon Scale yang tersimpan di Dragon Altar. Kekuatan yang menjadi sumber kehidupan di Cadia Riverlands tersebut, menjadi salah satu ambisi bagi sang naga hitam. Tapi, sang guru selalu melarangnya dan mengajarkan arti kedamaian. Tentunya sifat buruk ini menangkal semua ajaran baik dari sang guru dan mulai menyimpang dari esensi perguruan. Sejak saat itu, Great Dragon merasa bahwa sifat buruk ini bisa menjadi ancaman.

Hingga akhirnya Black Dragon pergi untuk mengembara, meningkatkan ilmunya untuk mengalahkan sang guru. Rasa sakit karena tidak dipercaya jadi motivasi utama untuk pembalasan dendam. Hingga akhirnya, Black Dragon muncul dalam bentuk meteor. Kemunculannya di Cadia Riverlands pun menjadi penanda bahwa ancaman besar telah kembali. Kedamaian dan ketentraman Dragon Altar juga ikut terancam dan akan membahayakan seluruh kehidupan di Cadia Riverlands.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*